Rindu di kala senja
Angin senja bertiup pelan. Membawa kerinduan. Yang bertiup di sela dedauanan cemara, berdesau mendendangkan alam. Akankah kerinduan ini berakhir jua? Mungkin tidak. karena senja tetap setia datang pada waktunya, Dengan dendang yang berbeda. Yang tak berbeda adalah rindu yang dibuatnya.
Rindu siapa? Rindu pada seseorang, rindu pada sang pembawa risalah besar, Rasul Muhammad SAW, pembawa risalah rahmat utk sekalian alam dan segala isinya. Sebagai tanda-tanda kebesaranNya. Dan rindu pula pada seseorang ciptaanNya.
Terkadang, rindu ini menyesakkan dada. Dan hanya bisa di usir dengan menarik nafas yang dalam. Rindu yang kadang menyakitkan, tapi juga kadang membahagiakan.
to be continued